Selasa, 24 Desember 2019

Sebuah Janji  
 Oleh Norma Yunita Tanjung

Ku Samarkan nama yang mulai menjauh 
Dia menepi kini tidak tau entah kemana
Katanya hatinya rapuh
Katanya jiwanya berduka
Katanya pula semuanya menjadi angan -angan, aku bingung

Tak Kah kau ingat Janji mu di malam itu
Kau buat aku laksana Ratu, kau bilang ku akan tetap bersamamu
Aku hanya terdiam, menyaksikan kebisuan
Di sela-sela sudut kamar aku menangis
Apa salahku? 
Apa aku mengkhianati? 
Ataukah dia sedemikian? 

Esoknya Kau memberanikan diri, Kau bilang ingin bertemu denganku
Senyumku lebar sekali, aku senang akhirnya Ratumu akan kembali untukmu
Ternyata hanya Dramamu
Mulutmu berkata "tidak, posisimu sudah tergantikan". 
Aku lemah ternyata Janji mu malam itu hanya semu. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar