Kamis, 02 April 2020



Lukaku adalah kamu
Oleh Norma Yunita Tanjung 


Kamu yang datang membawa rasa nyaman
Membawa secerca rindu yang kini tak terhapuskan
Hari ini, aku menuju hakikat cinta
Aku  tau bahwa cinta tidak bisa dipaksa
Namun dikala sendiri perasaanku masih meronta

Aku Harus bagaimana? 
Bisakah kemarin kau tidak mendatangiku
Setelah kau beri rasa sekarang kau lari tanpa Iba
Defenisi kita tak sama tentang cinta
Kau mengartikan cinta itu sekedar ucapan 
Tetapi aku mengartikan cinta sebagai tindakan

Kau pikir aku tidak sakit? 
Diamku bukan berarti tanpa Luka
Sebenarnya hatiku meranggas dibawah iba
Biar, aku saja yang merasakan
Ku harap kau tidak mencari korban

Kamis, 30 Januari 2020



Kita usai
Oleh Norma Yunita Tanjung


Lamunan ku sudah tidak bermakna
Semesta alam sudah tidak mendukung 
Kerap ku berdoa agar daku dan dikau menjadi kita

Aku kalah dengan waktu
Waktu ku usai
Waktu ku menjadi ilusi
Sunrise dan sunset tidak bermakna bagiku lagi

Kamu seperti kedua hal itu 
Menaburkan hal indah
Pergi lagi dan tiba tiba kembali lari
Apakah kamu sebuah ilusi? 
Menaburkan hal indah tetapi tidak bermakna
Sudah kita usai saja
Ternyata mimpiku menjadi kita
Hanya hayalan ku semata