Minggu, 29 Desember 2019


Rindu
Oleh Norma Yunita Tanjung

Imajinasiku sudah tidak menentu
Daku yang dulu beku kini merasakan rindu 
Racun apa yang kau beri diseduhan tehku kemarin itu? 

Bayanganmu sangat mempesona
Raut wajahmu begitu indah di benakku
Tak inginkah kau pulang menemuiku?
Memberikan bahumu sebagai sandaranku

Rindu
Ku kirimkan sepucuk doa untukmu 
Kuharap hati mu tidak mulai membeku
Sini akan selalu menunggu 
Semoga nada di gadgetku berdering dan
Berisi kata "Sayang aku pulang" Mari kita obati rindu yang sudah terbata. 


Selasa, 24 Desember 2019

Sebuah Janji  
 Oleh Norma Yunita Tanjung

Ku Samarkan nama yang mulai menjauh 
Dia menepi kini tidak tau entah kemana
Katanya hatinya rapuh
Katanya jiwanya berduka
Katanya pula semuanya menjadi angan -angan, aku bingung

Tak Kah kau ingat Janji mu di malam itu
Kau buat aku laksana Ratu, kau bilang ku akan tetap bersamamu
Aku hanya terdiam, menyaksikan kebisuan
Di sela-sela sudut kamar aku menangis
Apa salahku? 
Apa aku mengkhianati? 
Ataukah dia sedemikian? 

Esoknya Kau memberanikan diri, Kau bilang ingin bertemu denganku
Senyumku lebar sekali, aku senang akhirnya Ratumu akan kembali untukmu
Ternyata hanya Dramamu
Mulutmu berkata "tidak, posisimu sudah tergantikan". 
Aku lemah ternyata Janji mu malam itu hanya semu.