Rindu
Oleh Norma Yunita Tanjung
Imajinasiku sudah tidak menentu
Daku yang dulu beku kini merasakan rindu
Racun apa yang kau beri diseduhan tehku kemarin itu?
Bayanganmu sangat mempesona
Raut wajahmu begitu indah di benakku
Tak inginkah kau pulang menemuiku?
Memberikan bahumu sebagai sandaranku
Rindu
Ku kirimkan sepucuk doa untukmu
Kuharap hati mu tidak mulai membeku
Sini akan selalu menunggu
Semoga nada di gadgetku berdering dan
Berisi kata "Sayang aku pulang" Mari kita obati rindu yang sudah terbata.
